Sandyakala Sastra #41

COPYWRITING: CREATIVITY & EMOTION

Jumat, 2 Mei 2014, Pukul 18.00 – 21.00 Wita

FGD (Focus Group Discussion) : Tutur Dalam Lontar & Teknologi Informasi, Upaya Merawat Memori Kultural Bali

Sabtu, 3 Mei 2014, Pukul 18.00 – 21.00 Wita

 

logo2Bekerjasama dengan Bali Emerging Writers Festival, dialog sastra kali ini menghadirkan penulis asal Australia, Luke Ryan (28), yang secara umum akan berbagi informasi perkembangan dunia sastra dan dunia penulisan di Australia. Penulis yang sempat menerbitkan buku memoar tentang pengalaman pribadinya menghadapi penyakit kanker, akan menguraikan kiat-kiat dan teknik penulisannya, terutama menyangkut karya-karya non fiksi, di mana pengalaman-pengalaman yang traumatis dan penuh luapan emosi dikelola dan diarahkan guna mengembangkan kehidupan kreatif atau daya kreativitas.

Fokus dialog hari pertama, mencoba membahas posisi seorang copywriter yang karya tulisannya dituntut dapat bersifat persuasif, menggugah pembaca untuk menyelami topik bahasan tertentu, dan diharapkan terpicu untuk memahaminya secara lebih menyeluruh. Terkait itu, seorang copywriter dituntut kuasa memadukan antara daya kreativitas dan emosinya, agar menghasilkan sebentuk tulisan yang tertata, terukur serta terarah sesuai publik pembaca yang dituju.

Pada hari kedua, secara khusus Bentara Budaya Bali mengundang Prof. Dr. I Gusti Made Sutjaja sebagai narasumber, yang akan menguraikan perihal bagaimana kemajuan teknologi dapat didayagunakan/diaplikasikan untuk merawat dan mengembangkan memori kultural, berikut nilai-nilai luhur tradisi setempat atau local wisdom. Ia juga akan mentransfer pengetahuan dan pemahamanannya dalam memadukan daya kreatif dengan kekuatan rasa atau emosi. Keseimbangan antara dua hal yang mendasar tersebut diyakini sebagai prasyarat terciptanya karya-karya yang unggul dan matang, serta mengandung local wisdom. Dengan demikian, diharapkan para penulis dapat menghasilkan karya-karya yang bernas dan otentik, memiliki keunikan serta kekuatan yang mempribadi berkat warna lokal yang dieksplorasinya atau diadaptasikannya secara kreatif.

Prof. Dr. I Gusti Made Sutjaja adalah lulusan Ph.D bidang linguistik di The University of Sydney, Australia. Telah melakukan berbagai kajian dan penelitian di bidang sastra & bahasa serta menerbitkan banyak tulisan dan buku di antaranya : Perkamusan Indonesia: Permasalahan dan Bahasa Bali (2010), Gaguritan Amad Muhamad (2010), Everyday Balinese – 2009 (Tokyo: Tuttle Publishing), Bunbunan Ragragan Bali (kumpulan artikel berbahasa Bali di harian Bali Post (2008), Gaguritan Cilinaya (2007), Tales from Bali (2005), dll. Aktif mendokumentasikan cerita rakyat Bali/Indonesia yang kemudian ditulis ulang dalam aksara Bali dengan tujuan untuk turut merawat dan menjaga bahasa Ibu sebagai sarana ekspresi atau penciptaan. Saat ini juga menjabat sebagai Ketua Program Ekstensi Bahasa Inggris di Fakultas Sastra & Budaya Universitas Udayana.

 

Luke RyanLuke Ryan, penulis lepas sekaligus komedian asal Melbourne, Australia ini berusia 28 tahun. Ia menulis tulisan non fiksi pendek yang dibubuhi dengan lawakan dan Luke akan merilis bukunya, A Funny Thing Happened on the Way to Chemo, sebuah memoar tentang memiliki penyakit kanker lebih dari dua kali yang akan dirilis bulan Juli oleh Affirm Press. Karya – karyanya telah dimuat di beberapa media seperti TheVine, Junkee, Gurdian, The Age, Smith Journal, The Lifted Brow, Crikey, Kill Your Darlings dan masih banyak lagi.