Putu Satria Kusuma

putu satria kusumaLahir di Singaraja. Menekuni teater,sastra dan film dokumenter. Ilmu film didapat dari workshop film, diskusi,nonton dan baca. Karya filmnya al. Janger Kolok mendapat penghargaan di PKB dan Kemenbudpar RI, Subak Pancoran mendapat penghargaan di PKB dan Lima Besar di Denpasar Festival Film Dokumenter, Tabuh Rah dn Tajen, Renganis Seni Vokal dari Bali Utara.

Putu Satria Kusuma telah menulis dan menyutradarai sejumlah sinetron, ia juga memenangkan berbagai penghargaan, di antaranya Pemenang Ketiga Penulisan Naskah Drama Dewan Kesenian Jakarta (1998), meraih hibah Yayasan Kelola (2007), Penghargaan dari Menbudpar RI atas Skenario Film ‘Romantika Mesin Cusi (2005) serta menampilkan pertunjukan ‘Cupak Tanah’ di Bentara Budaya Jakarta (2000), Gedung Kesenian Jakarta (2000), CCCL Bandung (2007), dan berbagai kegiatan di beberapa kota di Indonesia. Karya cerpennya juga masuk dalam kumpulan Komunitas Sastra Indonesia dan Lobakan. Pada tahun 2011 mendirikan Komunitas Film Buleleng.

 

Leave Comments